Rabu, November 14, 2018
> Gorontalo > Pembangunan Masjid Al – Jawwaal Pramuli di Genjot

Pembangunan Masjid Al – Jawwaal Pramuli di Genjot

 

SERGAPNEWS.COMĀ  – Bone Bolango (23 april 2018) Hampir setahun sejak peletakan batu pertama pembangunan masjid tersebut oleh Kak Idah Syahidah Rusli Habibie selaku Ka Kwarda pramuka gtlo,kini pembangunan masjid di daerah pegunungan dusun waolo desa,molotabu kecamatan,kabila bone kab,bonbol tersebut terus di genjot,,

Kali ini pihak pramuka peduli kwarda gtlo selaku panitia pembangunan masjid tersebut,mendapat bantuan dari dinas sosial dengan mengarahkan 25 personil relawan Tagana provinsi Gorontalo, membantu pembangunan masjid bersama panitia,pramuka peduli dan masyarakat dusun waolo,,, Bapak risjon sunge selaku kadis sosial prov Gorontalo melalui bpk yusran wartabone selaku koordinator tagana provinsi mengharapkan,semoga degan adanya relawan tagana yg beliau kerahkan,dapat membantu secara full dari segala pekerjaan pembangunan masjid, hingga selesai. Selain itu bukti dari kerja keras para relawan tagana bersama panitia dan masyarakat melakukakan bhakti bersama,pekerjaan masjid tersebut smakin cepat, meskipun terjadi beberapa hambatan yg ditemukan dilapangan,,ucap yusran wartabone Hal ini dibenarkan oleh Ka KWARDA Pramuka Gorontalo,kak Idah Syahidah Rusli Habibie melalui ketua Panitiadr muka pembangunan masjid Soleman Lone yang notabene adalah koordinator prmuka peduli gtlo.

Pihaknya menambahkan” keterlambatan pembangunan masjid ini di karenakan oleh beberapa hal diantaranya akses jalan,dimana lokasi pembangunan masjid tersebut berada di kawasan pegunungan yg tak bisa diakses dgn kendaraan apapun,sehingga butuh waktu sekitar 3 s/d 4 jam untuk menuju lokasi tersebut yg berada 900 mdpl,diatas permukaan laut kurang lebih,yg mengakibatkan lambatnya pengangkutan material dan menimbulkan biaya extra utuk kijang bahan.

Selanjutnya sikon masyarakat. Bahwa pihak panitia tidak dapat memaksakan kehendak untuk slalu melakukan bhakti sosial terhadap masyarakat untuk pelaksanaan pembangunan masjid,hal ini dikarenakan kesibukan masyarakat padat dalam melakukan aktivitas sebagai petani serabutan,dimana kami panitia harus benar-benar mensinkronisasikan antara pekerjaan dan kesibukan masyarakat. Hal ini di iyakan oleh masyarakat dan dibenarkan oleh salah seorang guru pak hasan djamaini selaku perwakilan sekolah yg ada du dusun wa’olo. Kemudian menyakut dana sebagai kebetuhan utama,pihaknya hanya mengandalkan pengumpulkan dana alakadarnya dari seluruh anggota pramuka Gorontalo,serta bantuan tak terikat dari pihak-pihak lain,yang seperti diketahui oleh masyarakat sekitarnya Baik pemprov Gorontalo,pemkab bonbol,serta organisasi – organisasi lainya,yang tidak lain bantuan dari donatur-donatur yg tidak ada kaitan degan partai politik,,,mengapa?,karena kami sebagai panitia,dan penggagas,adalah anggota pramuka,dimana organisasi ini,dilarang keras mengikuti giat politik,sehingga segala kegiatan dan sarana pembangunan ibadah yg kami prakarsai adalah murni, tanpa tendensi politik.ungkap ketua panitia pembangunan mesjid waolo.

Pihaknya pun menambahkan bahwa alhamdulillah,,,dgn adaxsegala usaha dan upaya semuanya itu tak luput dari do’a kita bersama,bila tak ada aral melintang,sebelum ramadhan tahun ini,masjid tersebut akan diresmikan oleh Gubernur gtlo bpk rusli habibie selaku KAMABIDA pramuka Gorontalo,dan akan didampingi langsung oleh kak Idah Syahidah selaku Ka KWARDA pramuka, Hamim PoU selaku Bupati kabupaten bone bolango dan juga sebagai KAMABICAB Pramuka bonbol,dan ka Kwarcab bonbol serta dinas dan unsur terkait, Kemudiab pada bulan ramadhan tahun ini juga,masjid tersebut dapat dipergunakan oleh masyarakat dusun wa’olo yang

Berjumlah 78 KK,sekitar hampir 300 jiwa. Sehingga masyarakat tersebut,tidak capek dan mengeluarkan waktu extra bila akan melakulan shalat berjama’ah di masjid yg berjarak 3 s/d 4 jam dgn jalan menuruni gunung ke pusat desa molotabu,lakasnya Selain itu juga Soleman Lone menyatakan”segala Rencana masih tetap membutuhkan bantuan fisik dan non fisik,atau materil dan imateril,baik dari seluruh anggota pramuka,tagana,masyarakat wa’olo,pemprov gtlo,pemkab bonbol,serta pemerintah kecamatan kecamatan,dan lebih khusus kepada pemerintah desa molotabu,agar dapat lebih memperhatikan pengembangan dusun wa’olo, dikarenakan dusun wa’olo adalah salah satu dusun di desa molotabu dan bukan dusun di desa lain guna mempercepat pembangunan agar dapat dimanfatkan dalam jangka yang sudah direncanakan tandasnya editor : rahman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *