Rabu, November 14, 2018
> Gorontalo > Pengerusakan dan penganiyaan di Mulyonegoro kembali terjadi

Pengerusakan dan penganiyaan di Mulyonegoro kembali terjadi

SERGAPNEWS.COM – Gorontalo 23April 2018 di desa Mulyonegoro,kecamatan pulubala,kabupaten Gorontalo,provinsi Gorontalo telah terjadi pengerusakan dan penganiayaan yang dilakukan sekelompok warga terhadap korban inisial SR alias Suwarni Rahman ditempat kediamannya saat menjaga barang dagangan kiosnya pada pukul 00:30 Wita minggu 22 April 2018 tengah malam, sekelompok warga tersebut di duga usai menkensumsi minuman keras di rumah warga sekitar, masing inisial HL alias Herson Launi, RK alias Ronal Kiilo dan NI alias Nain Menurut kapolsek IPTU Muhidin Yudi Setiawan melalui Kanit Reskrim Aiptu Maryono Baderan Polsek Pulubala saat dihubungi melalui via telpon perkara tersebut masih dalam proses dan menunggu hasil visum dokter hari senin 23 April 2018 serta membenarkan kejadian tersebut dan pihak korban telah mendatangi Polsek Pulubala guna melakukan laporan kejadian tersebut kemudian Kapolsek dan personil lain mendatangi TKP.

Ucap Baderan Selain itu suami korban alias Masud mengatakan kepada awak media saat diwawancarai media sergapnews dirumahnya yang menjadi tempat kejadian perkara ” saya saat itu berada dalam perjalanan menuju isimu dengan mengendarai kenderaan roda empat, mobil pick ap tiba-tiba hp saya berbunyi dan ternyata istri saya yang menelpon , dengan mengatakan bahwa istri saya di datangi oleh sekelompok warga, saat itu pula saya mendatangi Polsek Pulubala guna menyampaikan yang dialami oleh istri saya dan kemudian langsung kembali kerumah, saat dirumah istri saya menangis menahan rasa sakit dibagian paha akibat tendangan RK, dan menurut istri saya bahwa seorang diantra mereka telah menghancurkan botol yang berisi bensin yang ada di depot tempat jual bensin dan kemudian masuk kedalam kios melalui pintu samping kemudian menendang istri saya dibagian paha sekaligus melayangkan bogem mentah dibagian lengan sebelah kanan sampai jatuh tersungkur, setelah dilihat istri saya tersungkur iya keluar dan masuk lagi dari pintu depan dan mengatakan” kita m bunuh ngana dengan ngana pe suami kalo perlu bakar saja mereka punya rumah ” tidak lama kemudian pihak kepolisian datang mengamankan tempat dan melihat keadaan istri saya menahan kesakitan dan saya berharap penganiayaan dan pengerusakan istri saya yang selaku korban dapat siriusi oleh pihak kepolisian sektor Pulubala”. Ucap Masud Editor : Rahman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *